Monumen Yang Mirip Di Negara Berbeda - Similar Monuments in Different Countries

Monumen Yang Mirip Di Negara Berbeda -  Similar Monuments in Different Countries


http://galihadiputro87.blogspot.com/
Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri dan Triomphe di Perancis adalah dua bangunan yang hampir sama bahkan keduanya sangat megah dan banyak dikunjungi para wisatawan entah dalam kota, luar kota, dalam ngeri, ataupun luar negeri, keduanya memiliki sejarah yang berbeda tentu, tapi kenapa bangunan itu dibangun sedemikian mirip yang mungkin dengan atau tanpa unsur kesengajaan, tidak ada yang tahu pasti, tapi mari kita simak sejarahny.

Simpang Lima Gumul - Kediri city East Java


Jika mendengar monumen Triomphe di prancis apa yang terpikirkan di benak Anda? Kejayaan? Kemakmuran? lambang? Anda benar. Semua itu merupakan nilai – nilai yang terefleksikan dari Monumen Kejayaan di Perancis ini. Namun jika monument yang serupa ada di Kediri, apakah yang terpikirkan di benak Anda jadinya?

Benar, Monument di kota Kediri yang bentuknya menyerupai L’arch D’ Triomphe yang ada di Perancis tersebut berdiri megah di tengah – tengah persimpangan Lima Gumul – Kediri jawa timur yang menjadi tiang pancang pengembangan kawasan Simpang Lima Gumul menjadi kawasan kota baru di Kabupaten Kediri. Bedanya, Monumen ini memiliki spirit berdirinya Kabupaten Kediri sehingga monument ini di posisikan tepat di tengah jalur lima jalan arah Pare, Kediri, Plosoklaten, Pesantren dan Menang dll.

Monument yang memiliki luas bangunan 804 meter persegi, di tumpu 3 tangga  3 meter dari dasar pura, dan tinggi 25 meter sehingga jika kita berada di atas atap monument dapat kita saksikan keseluruhan panorama Kediri dari atas dan proyeksi pengembangan kawan perdagangan ini yang secara keseluruhan seluas 37 Ha. Disisi monument Kediri terpahat banyak relief –relief tentang sejarah Kediri hingga kesenian dan kebudayaan yang ada sekarang. Angka luas dan tinggi monument juga mencerminkan tanggal, bulan dan tahun hari jadi Kabupaten Kediri, 25 maret 804 Masehi.

Monumen Kediri yang terletak di Simpang Lima Gumul ini merupakan Ikon Kabupaten Kediri. Lokasi yang dekat dan hanya berjarak  ± 6 km (± 10 menit) dari kota Kediri atau ± 120 km (± 2,5 jam) dari Bandara Juanda Surabaya. Kawasan ini diproyeksikan menjadi kota baru dan pusat perdagangan Jawa Timur bagian barat (Central Business District ) sudah mulai melengkapi diri dengan convention hall dan gedung serbaguna, Bank daerah, terminal bus antar kota dan MPU, dan sarana rekreasi megah Water Park Gumul Paradise Island.

Kawasan ini juga tak pernah sepi pengunjung di malam hari dengan bersantai di area monument ataupun menikmati kuliner tradisional yang berjualan di pedagang kaki lima yang berjejer di area Pasar Tugu. Pada hari sabtu dan mnggu pagi kawasan ini ramai oleh pengunjung yang berolaraga jogging track, rekreasi bersama keluarga, dan juga menikmati ramainya pasar sabtu Minggu (Tugu). Perancangan ke depan, kawasan ini akan dilengkapi hotel, mall, pertokoan, pusat grosir, dan pusat produk – produk unggulan dan cinderamata. Sedangkan area monument segera digunakan sebagai mini market, gedung pertemuan cafeteria, dan pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan.


Sebagai obyek wisata Kabupaten Kediri yang saat ini masih dalam proses penyelesaian pembangunan. Daya tarik yang coba di kembangkan dan diberikan antara lain:

  1  Desain dan arsitektur dirancang hampir menyerupai Arch D’Triomphe Perancis,
  2  Diorama tentang sejarah Kediri di dalam gedung lebih ditonjolkan
  3  Tinggi monumen 28 m, 8 lantai
  4  Empat jalan terowongan bawah tanah yang mewah untuk menuju ke monumen
  5  Posisi tepat di tengah simpang lima dan di pusat perdagangan Kabupaten Kediri
  6  Wisatawan dapat mencapai anjungan untuk melihat keindahan Kediri dari atas monumen melalui lift
  7  Pelayanan Pusat Informasi Pariwisata dan Potensi Kabupaten Kediri
  8  Disediakan mini market, cafetaria, dan toko beragam souvenir khas Kediri

Monument Arc De Triomphe - Paris City Perancis



Sebuah tanda terkenal yang merupakan tanda kekaisaran Napoleon pada masa itu adalah “Arc de Triomphe” atau monument Triomphe yang memberikan kesan perspektif atas kota Paris Perancis, ke arah 12 jalan kembarnya yang semuanya membentuk bintang.Yang utama adalah jalan kembar Champs-Elysées yang terkenal.

Sayang nya apa bila kita mau berkunjung ke monument tersebut tidak seperti di monumen simpang lima GUMUL Kediri, namun ada batasan berkunjung di situ, Jam bekunjung adalah dari jam 10.00 sampai 17.30 serta jam 9.30 sampai jam 18.30 di musim panas. Tutup saat hari libur resmi nasional.

Dinding Arc de Triomphe dihiasi dan di warnai dengan ukiran atau relief nama para jenderal dari pasukan Napoleon pada masa itu dan berbagai ornamen yang indah. Arc de Triomphe tegak berdiri megah dengan ukuran 45 x 22 meter dan tinggi 49,5 meter. Arc de Triomphe sekaligus menjadi monumen perang dalam sejarah modern Prancis mulai dari Perang Dunia pertama.

Arc de Triomphe merupakan sebuah monumen paling terkenal di kota Paris yang menjadi latar belakang ansambel perkotaan di kota Paris. Terletak di bukit Chaillot yang tepat berada di tengah konfigurasi persimpangan jalan raya berbentuk bintang lima, sama seperti jalan simpang lima di kediri.

Pembangunan monumen ini telah direncanakan sejak 1806 oleh Napoleon setelah kemenangannya dalam perang besar di Austerlitz. Proses penyelesaian konstruksi fondasi dasar monumen ini memakan waktu kurang-lebih selama 2 tahun pengerjaan, dan ketika Napoleon memasuki kota Paris dari barat bersama Archduchess Marie-Louise dari Austria pada tahun 1810, ia sudah bisa melihat monumen ini terbentuk dan berdiri megah dr kontruksi kayunya.

Arsitek dari monumen ini, Jean Chalgrin meninggal dunia pada tahun 1811. Pengerjaan pembangunan monumen ini dilanjutkan oleh Jean-Nicolas Huyot. Selama masa restorasi Bourbon di Perancis, pembangunan monumen ini sempat dihentikan dan tidak dilanjutkan sama sekali sampai masa pemerintahan Raja Louis-Philippe di tahun 1833-36 berencana melanjutkan pembangunan ini lagi.

Jenazah Napoleon pernah dibawa melewati monumen ini pada 15 Desember 1840 di dalam perjalanan menuju tanah dimana dia dimakamkan di Invalides.

Sebuah Makam Prajurit Tak Dikenal dipasang di bawah Arc de Triomphe di Paris untuk mengenang para korban Perang Dunia I pada 28 Januari 1921.

Nah, sekarang untuk membuktikan mari kita berkunjung ke kedua negara dan mengunjungi kedua monument icon negara atau daerah masing-masing tersebut.

Buat yang ingin belanja dengan murah dan mudah kunjungi juga  alfaonline.com toko belanja online murah promo heboh jual barang hanya rp 1 -